Dinegara Indonesia durian merah juga bisa ditemukan di banyak daerah.
Lalu apa bedanya dengan durian Banyuwangi asli Banyuwangi? Faktor apa
yang membuat durian merah Banyuwangi begitu istimewa? Inilah beda dan
rahasianya.
Kedua, dari segi rasa, durian Banyuwangi memiliki aroma harum dan
rasanya enak. Memang ukuran durian Banyuwangi relatif kecil dibanding
durian biasa, yang beratnya maksimal hanya 2 kg. Tapi meski kecil,
daging durian merah lebih tebal dan empuk karena bijinya juga lebih
kecil dari durian biasa.
Durian Banyuwangi tumbuh maksimal karena mendapat sinar matahari
penuh, nutrisi garam dari air laut yang ditiup angin, dan kandungan
sulfur yang melimpah dari Gunung Ijen dan Gunung Raung dilarutkan di
sungai dan aliran tanah. Kondisi seperti ini menghasilkan rasa istimewa
pada durian merah di Banyuwangi.
DiBanyuwangi sekalipun pohon durian tidak ada di semua daerah, tapi
hanya tumbuh di beberapa tempat yang tanahnya memenuhi unsur-unsur
seperti yang disebutkan. Yakni di daerah Songgon, Glagah, Kalipuro,
Slick dan Giri.
Ketiga, kandungan vitamin durian Banyuwangi lebih lengkap dibanding
durian putih atau kuning yang hanya mengandung karbohidrat dan glukosa.
Vitamin dalam durian merah terdiri dari fitosterol yang mendorong
relaksasi, fitohormon yang bisa mencegah penuaan dini, dan afrodisiak
yang bisa meningkatkan vitalitas pria.
Selain itu, serat dalam durian Banyuwangi bisa mengatasi sembelit,
kandungan potassium dan kalsium bermanfaat bagi kesehatan sendi dan
tulang, vitamin C di dalamnya berfungsi sebagai antioksidan dan anti
penuaan serta meremajakan kulit.
Apalagi kandungan alkohol durian Banyuwangi juga lebih rendah. Lengkap deh durian merah khusus Banyuwangi!
Faktor terakhir namun tidak kalah pentingnya adalah, perhatian luar
biasa terhadap perkembangan durian. Melalui pusat penelitian dan
pengembangan Durian Banyuwangi, dia telah terus-menerus
menginventarisasi, mengembangkan dan menyebarkan informasi tentang
durian Banyuwangi.